Ciri-Ciri Burung Cucak Ijo Kalimantan

Burung cucak ijo Kalimantan. Burung yang termasuk dalam suku Chloropseidae ini sangat popular dan digemari oleh para kicaumania di Indonesia. Bila dibanding dengan jenis cucak ijo lain yang dikenal di Indonesia, burung cucak ijo Kalimantan memang sangat menarik. Mulai dari penampilan fisik, ukuran tubuh dan kicauannya memang yang terbaik.

Ciri Khusus Cucak Ijo Kalimantan

Warna bulu cucak ijo Kalimantan seluruhnya didominasi oleh warna hijau cerah yang merata mulai dari kepala, sayap hingga ekornya. Selain itu warna hitam pada mata, pipi, dagu dan tenggorokannya sangat tajam. Sehingga perpaduan warna hijau dan hitam ini terlihat sangat jelas dan kontras, sangat menarik untuk dipandang. Bila jenis cucak ijo lain seperti cucak ijo Sumatera dan cucak ijo rante memiliki bulu berwarna biru dan kuning, cucak ijo Kalimantan sama sekali tidak memiliki bulu yang berwarna biru atau kuning di bagian tubuh manapun. Warna hijau pada bulunya benar-benar menyeluruh dan sempurna tanpa campuran warna lain kecuali adanya sedikit bulu berwarna abu-abu dibagian ujung sayapnya, namun warna inipun kadang tidak terlihat jelas.

cucak-ijo-kalimantan

pic: omkicau.com

Salah satu hal lagi yang membedakan burung cucak ijo Kalimantan dengan cucak ijo lainnya, bulu pada bagian ekor bila diraba terasa kaku dan memiliki ukuran agak pendek.

Dilihat dari segi ukuran tubuh, tubuh cucak ijo Kalimantan cukup besar di antara jenis cucak ijo lainnya, namun masih lebih kecil bila dibandingkan dengan cucak ijo Banyuwangi. Bentuk tubuhnya bulat dengan kepala yang agak kecil. Bila diperhatikan, ukuran kepala burung cucak ijo Kalimantan kurang proporsional dengan ukuran tubuhnya, namun hal ini justru hal unik yang menjadikan burung ini memiliki banyak penggemar.

Kicauan burung cucak ijo Kalimantan ini memiliki variasi lagu yang beragam, tetapi suaranya kurang lantang atau kurang keras. Selain itu bila sedang ngetrak, jambulnya tidak begitu mengembang atau kurang njegrik.

Satu hal lagi yang perlu diketahui bagi penggemar burung cucak ijo Kalimantan adalah cara merawatnya, Berikut ini adalah cara merawat burung cucak ijo Kalimantan.

Cara Merawat Burung Cucak Ijo Kalimantan

Untuk masalah perawatan, burung cucak ijo Kalimantan tidak memerlukan perawatan khusus. Sama dengan cara perawatan burung cucak ijo pada umumnya yang mengutamakan perawatan kandang atau sangkar dan perawatan harian untuk si burung.

Perawatan sangkara atau kandang dimulai dengan menyediakan sangkar atau kandang yang cukup besar, sebab burung ini termasuk burung yang lincah dan agresif. Sangkar yang besar akan membantu dia cukup bebas bergerak seperti meloncat dan sedikit terbang. Selanjutnya bersihkan kandang dari kotoran si burung dan dari sisa makanan setiap hari dengan cara mengalirkan air pada bagian bawah sangkar, tempat kotoran jatuh. Semprotkan pula cairan anti kuman agar sangkar atau kandang benar-benar bersih. Selain itu bersihkan tempat makanan dan minuman dari sisa makanan dan kotoran.

Untuk perawatan harian, mandikan burung setiap pagi sekitar pukul 7 pagi dengan mamasukkan burung dalam keramba mandi atau disemprot. Kemudian dijemur kurang lebih 2 jam sambil diberikan makanan dan minuman juga extra fooding berupa jangkrik 2-3 ekor atau kroto sebanyak setengah sendok teh. Setelah itu angin-anginkan kurang lebih setengah jam. Selanjutnya burung dikerodong sambil diperdengarkan suara masternya jika anda ingin memberikan pemasteran. Pada sore hari sekitar jam 3 sore burung diangin-anginkan lagi selama setengah jam, kemudian jika perlu dimandikan lagi dan menjelang malam burung dikerodong lagi hingga pagi hari. Agar burung lebih sehat dan tidak mudah sakit berikan vitamin seminggu sekali yang dicampur dengan minuman.

Demikianlah informasi seputar burung cucak ijo Kalimantan dan cara merawatnya. Semoga informasi ini membantu anda mengetahui lebih banyak tentang burung cucak ijo Kalimantan.

Ciri-Ciri Burung Cucak Ijo Kalimantan | admin | 4.5